Nama : Muhammad Hafidzudin
NIM : 2117275
Mata Kuliah : Strategi Belajar Mengajar
Kelas : D
DESAIN PEMBELAJARAN AKTIF
MAPEL : FIQIH
KELAS : VII
MATERI POKOK : Macam-Macam Najis
TUJUAN PEMBELAJARAN : Mengetahui macam-macam Najis dan Contohnya
METODE : Ceramah dan Index Card Match
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN:
Kegiatan Pendahuluan
Guru mengucapkan salam dan bertanya keadaan siswa
Guru melakukan absensi terkait kehadiran siswa
Mengawali pembelajaran dengan membaca basmalah bersama-sama
Kegiatan Inti
Guru menyampaikan materi menggunakan metode ceramah terlebih dahulu mengenai materi macam-macam najis.
Setelah itu guru meminta siswa maju ke depan untuk mengambil kartu terkait macam-macam najis
Kartu tersebut ada yang berupa “pertanyaan”, ada pula yang berupa “jawaban”. Akan tetapi sebelum meminta siswa maju ke depan, guru memberikan permainan terlebih dahulu atau ice breaking agar pembelajaran lebih menarik. Dalam permainan ini nanti siapa yang salah dialah yang maju ke depan untuk mengambil kartu yang telah disediakan.
Kemudian guru meminta siswa untuk mencari pasangan dari masing-masing kartu yang telah diambil
kartu yang berupa pertanyaan harus mencari kartu yang berupa jawaban, begitupun sebaliknya, dan jawaban harus tepat. Dan kalau ada yang tidak tepat nanti mendapat kejutan.
Nb : Siswa dikasih waktu 1 menit untuk mencari pasangannya masing-masing.
Kemudian guru meminta siswa yang telah menemukan pasangannya masing-masing untuk maju ke depan dan menyampaikannya di depan kelas.
Hal ini sangat efektif jika dilaksanakan oleh guru, dengan diawali dengan metode ceramah kemudian mengatakan bahwa bahwa setelah guru menerangkan akan ada yang namannya permainan mencari pasangan dan harus tepat jawaban, hal ini akan memancing siswa untuk selalu memperhatikan apa yang guru terangkan, karena takut nanti gagal dalam permainan mencari pasangan yang tepat. Hal ini sekaligus menjadi bahan evaluasi, apakah siswa benar-benar memperhatikan atau tidak, siswa paham atau tidak tentang materi macam-macam najis yang telah guru sampaikan.
Kegiatan Penutup
Mengucapkan terimakasih kepada siswa karena sudah berpartisipasi dan memperhatikan.
Mengakhiri pembelajaran dengan mengucap hamdalah bersama- sama
Kemudian mengucapkan salam.
Metode Ceramah dan Index Card Match
Ceramah
Adalah metode yang boleh dikatakan metode tradisional, karena sejak dulu metode ini dipergunakan sebagai alat komunikasi lisan guru dengan anak didik dalam proses belajar mengajar. Kelebihan dan kekurangan metode ini :
Kelebihan
Guru mudah menguasai kelas
Dapat diikuti dalam forum besar
Guru mudah menerangkan pelajaran dengan baik
Kekurangan
Bila digunakan terlalu lama, bisa sangat membosankan
Menyebabkan siswa menjadi tidak aktif
Sulit bagi guru untuk menyimpulkan bahwa siswa sudah mengerti dengan apa yang guru terangkan atau belum
Maka dari itu, dalam hal ini setelah guru menggunakan metode ceramah, guru melanjutkannya dengan index card match yang menuntut siswa untuk aktif, kemudian sekaligus bisa menjadi bahan evaluasi apakah siswa sudah paham atau belum mengenai pelajaran yang guru sampaikan. (1)
Index card match
Adalah cara yang menyenangkan lagi aktif untuk meninjau ulang materi pelajaran. Siswa dalam hal ini diminta untuk mengambil kartu yang telah guru sediakan kemudian mencari pasangannya masing masing. Strategi ini sangat efektif untuk mengulang pelajaran sebelumnya yang telah guru sampaikan akan tetapi tidak menutup kemungkinan untuk memasukan materi baru di dalamnya.(2)
Foot note :
1.Zaenal Mustakim, Strategi dan Metode Pembelajaran (Edisi Revisi), (Pekalongan: Matagraf yogyakarta, 2018), hlm. 127-128
2.Bima Widodo, Penerapan Strategi Pembelajaran Index Card Match untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi ermodinamika, Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, Vol. 8, No. 1, April 2018, hlm. 27

Comments
Post a Comment